1:54 am - Tuesday February 19, 2019

Florencia Cedera, Takraw Gagal Rebut Emas

280 Viewed admin 0 respond

flo

MEDALI perak menjadi langganan sepaktakraw Riau. Setelah meraih emas nomor tim  putra dan tim putri, pada Selasa (27/9/2016), giliran nomor double event putri  kembali hanya menyumbangkan medali perak. Lagi-lagi tuan rumah Jawa Barat menjadi batu sandungannya. Riau kalah 2-1.

Berlaga di GOR FPOK UPI, Riau yang dimotori Florencia Cristy, Asmira,dan  Mala Endah Sari, sempat memimpin  di set pertama  21-17. Namun di set kedua malapetaka pun datang, Florencia yang memblok smash pemain Jabar cedera dan harus ditandu ke luar lapangan. Riau pun menyerah 15-21.

Di set ketiga, Riau yang membidik medali emas, memaksakan Florencia Cristy yang mengalami cedera untuk bermain. Memang sempat memberikan perlawanan, tapi putri Jabar yang diperkuat pemain -pemain pelatnas “si kembar” Lena, Leni plus Indri, mengunci skor sama dengan set kedua.

Tambahan medali perak ini membuat cabor sepaktakraw gagal mewujudkan target medali emas. Tiga nomor masuk final, cuma berhasil menjadi yang kedua. Total 3 perak satu perunggu dikemas anak-anak Riau.

Supardi Hutabarat  dan Cahyadi Thamrin duet pelatih putri Riau mengaku anak asuhnya sudah maksimal. “Floren dan kawan-kawan sudah maksimal. Mereka sudah berjuang dengan keras termasuk saat cedera tetap ngotot bermain,” kata Supardi yang diamini Cahyadi.

Floren yang sudah berjuang keras dan sangat menginginkan emas untuk Riau, tak bisa membendung tangisnya seusai pertandingan. Petakraw timnas yang menjadi idola penonton sepanjang penyelenggaraan cabang sepaktakraw di PON 2016 ini, mengaku sangat kecewa dengan kegagalan dirinya dan kawan-kawan meraih emas.

“Kami sudah berjuang. Kami telah melakukan apa yang harus kami lakukan. Tapi saya harus akui, Lena dan Leni tampil sangat tenang dan jarang melakukan kesalahan sendiri,” jelas Floren.

Floren berharap di masa datang sepaktakraw Riau bisa berprestasi lebih tinggi. “Saya minta maaf tak bisa mempersembahkan emas,” jelas Floren masih dengan sesenggukan.***

 

Filed in

Raih Emas, Galuh Cetak Sejarah Taekwondo Riau

Sri Rahayu Pertahankan Emas Kelas 84 Kg

Related posts